Selamat!! anda terdaftar sebagai visitor ke :

Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label film. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2009

Majelis Ulama Malang Imbau Warga Tak Tonton Film Kiamat '2012'



Senin, 16 November 2009 | 14:35 WIB

TEMPO Interaktif, Malang - Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Malang mengimbau umat Islam untuk tidak menonton film tentang kiamat, “2012”, yang sedang diputar di bioskop-bioskop di Indonesia.

Ketua Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Malang Mahmud Zubaidi mengecam penayangan film “2012” yang dianggapnya dapat menyesatkan pikiran orang-orang. Padahal, menurut ajaran Islam, hari kiamat tidak dapat dipastikan kapan terjadinya karena itu menjadi kuasa Allah SWT.

“Yang kami khawatirkan dampak dari film itu yang bisa membuat penonton, khususnya umat Islam, percaya kiamat pasti terjadi pada 2012. Itu menyesatkan. Kiamat pasti datang, tapi kapan terjadinya, menurut agama, tak ada yang dapat memastikannya,” kata Zubaidi, Senin (16/11). Ia sendiri mengaku belum menonton film tersebut.

Selain menyesatkan, dampak penayangan “2012” dapat meresahkan dan menimbulkan kepanikan masyarakat dunia, termasuk muslim di Indonesia. Penayangan “2012” dapat mempengaruhi orang untuk mengikuti aliran sesat yang dengan gampangnya mempercayai hari kiamat versi Hollywood itu.

Film “2012” menceritakan hari kiamat menurut penanggalan kuno bangsa Maya pada 21 Desember 2012 yang ditandai dengan mahabencana alam pada skala global. Film ini digarap Roland Emmerich, sutradara spesialis film fiksi-sains, seperti Stargate (1994), Independence Day (1996), Godzilla (1998), dan 10.000 BC (2008).

Di Kota Malang film 2012 diputar di Dieng Plaza dan Malang Town Square sejak Jumat pekan lalu. Penonton sangat antusias jika dilihat dari panjangnya antrean pembeli tiket.

Wahyu, seorang penonton asal Sawojajar, mengaku film 2012 tidak perlu dicemaskan akan menggoyahkan keimanan seseorang. “Itu hanya fiksi ilmiah yang dapat menambah pengetahuan saya,” kata Wahyu yang dijumpai di 21 Cineplex, Malang Town Square, kemarin malam.

Kamis, 16 Juli 2009

Harry Potter and the Half-Blood Prince

Voldemort is tightening his grip on both the Muggle and wizarding worlds and Hogwarts is no longer the safe haven it once was. Harry suspects that dangers may even lie within the castle, but Dumbledore is more intent upon preparing him for the final battle that he knows is fast approaching. Together they work to find the key to unlock Voldemort's defenses and, to this end, Dumbledore recruits his old friend and colleague, the well-connected and unsuspecting bon vivant Professor Horace Slughorn, whom he believes holds crucial information. Meanwhile, the students are under attack from a very different adversary as teenage hormones rage across the ramparts. Harry finds himself more and more drawn to Ginny, but so is Dean Thomas. And Lavender Brown has decided that Ron is the one for her, only she hadn't counted on Romilda Vane's chocolates! And then there's Hermione, simpering with jealously but determined not to show her feelings. As romance blossoms, one student remains aloof. He is determined to make his mark, albeit a dark one. Love is in the air, but tragedy lies ahead and Hogwarts may never be the same again

my patner

my patner
ochi bisa jadi kaya gini gag y?